Saturday, March 26, 2011

Længes om dig/Historical Fiction [[Written by Me]]

Længes om dig

Disclaimer: Hidekaz Himaruya untuk APH

Timeline: Sebelum dan sesudah masa Kalmar Union (http://en.wikipedia.org/wiki/Kalmar_Union)

Pairing: Nana Oxenstierna (OC) x Mathias Kohler

Warning: Info sejarah yang salah ._., AU, OOC, OC

Genre: Historical Romance



Oxenstierna Residence

Swedia, 1524



Nana Oxenstierna belakangan ini merasa sulit tidur. Peruntungannya sangat buruk dan hatinya terus merasa kacau. Kakaknya sudah memberikan Nana ultimatum untuk menjauhi Mathias tetapi sering kali Nana tidak menurut dan diam-diam berlayar menuju ke Denmark untuk menemui Mathias. Mathias yang pada saat itu sedang pergi berperang, hanya bisa berkirim surat pada Nana.



Tentu saja Berwald yang mengetahui hal itu menjadi marah dan memukul Nana, serta mengancam gadis itu. Berwald tahu bahwa perbuatannya keliru tapi dia tidak ingin Nana terluka dan dikhianati.



"Jauhi pria itu, Nana. Dia musuh kita sekarang."



Nana Oxenstierna, sang personifikasi Oresund yang baru berusia lima belas tahun, menatap kakaknya yang merupakan personifikasi Swedia, Berwald, dengan tatapan sedih. "Aku rasa dia tidak jahat, dia hanya.."



"Hanya apa?" tanya Berwald datar sambil menatap Nana tajam. "Denmark berniat menguasai Swedia dan juga Norwegia, kau masih bisa bilang dia tidak jahat!"



Nana tidak bisa mempercayai ucapan kakaknya. Bagaimana seorang Berwald Oxenstierna yang selalu Nana banggakan, ternyata berpikiran picik hanya karena Denmark menguasai Swedia."Hanya karena dia orang Denmark bukan berarti bahwa dia jahat," pinta Nana memelas. "Aku yakin Mathias tidak begitu, rajanya hanya menyuruhnya menyerang Swedia dan itu bukan keinginannya. Dia terpaksa melakukannya."



"Kau terlalu dibutakan oleh cintamu sendiri," sindir Freyja, anak termuda di keluarga Oxenstierna. "Tidak dewasa."



Berwald sudah muak mendengar ocehan adik semata wayangnya. Pria itu sudah melakukan sesuatu padanya dan Berwald sangat yakin bahwa Mathias telah menghasutnya. Dulu ketika jaman Kalmar Union berjaya, Berwald, Mathias dan Halldora merupakan sahabat baik. Perpecahan itu terjadi tepat setelah Kalmar Union pecah dan rajanya memerintahkan ketiga negara asal mereka untuk membentuk kerajaan sendiri. Dan Berwald masih bisa ingat ketika Mathias berteriak ingin ikut menguasai Swedia atau Norwegia, Berwald langsung tersadar apa yang sebenarnya Mathias inginkan.



Pria itu berbahaya untuk adiknya yang berbeda lima belas tahun darinya. Terlalu riskan. Bahkan dibandingkan dengan Mathias Kohler juga terlalu jauh, berbeda delapan belas tahun. Sekalipun Mathias belum memiliki istri, tetap saja Berwald tidak akan menyerahkan Nana pada si peminum bir seperti Mathias. Berwald memiliki rencana untuk menjodohkan Nana dengan pria Swiss bernama Vash Zwingli.



Nana menolak setengah mati ketika Berwald berkata bahwa dia akan dijodohkan dengan Vash. Nana takut pada Vash, Vash memiliki kebiasaan mengancam orang lain dengan pistolnya termasuk dirinya yang pernah diancam karena menimbulkan keributan di sekolah.



"Kakak! Aku benci Vash dan lebih tepatnya aku takut padanya!"



Berwald tidak memperdulikan keluhan Nana dan melengos pergi.



Nana menangis, wajah cantiknya kini dipenuhi air mata. Nana masih terlihat cantik bahkan ketika dia sedang menangis. Hatinya terasa hancur lebur, kebencian kakaknya telah membuatnya menderita.



Sakit tak tertahankan. Semua terasa gelap.



Berwald tentu tidak tahu bahwa Nana masih menyimpan semua surat yang dikirimkan Mathias untuknya. Hampir tiap minggu, Mathias selalu mengirimkan dia surat. Diam-diam mereka menjalin hubungan walau jarak usia mereka berbeda delapan belas tahun. Mathias sempat berjanji bahwa ia akan menjadikan Nana istrinya setelah Nana berusia delapan belas tahun.



Sampai sekarang, Nana masih sering teringat kenangan mereka saat pertama kali mereka bertemu. Di pesta dansa, pada waktu dua tahun yang lalu.



Nana hanya berdiri di sudut kiri, untuk menunggu seseorang yang akan mengajaknya berdansa tetapi tidak ada yang mengajaknya berdansa karena Nana masih berusia tiga belas tahun. Nana menatap Berwald dengan tatapan iri, dia sudah mendapatkan pasangan dansanya, seorang gadis Finlandia yang hanya berbeda beberapa tahun dari usianya. Musik memainkan lagu dengan riang tetapi berbeda dengan hati Nana. Percuma saja berdandan cantik jika tidak mendapatkan pasangan dansa, begitu pikir Nana. Aku masih anak-anak.



"Vil du danse med mig?"2)



Nana menoleh ketika melihat seorang pria berambut coklat dengan gaya sedikit berantakan tetapi tampan, mengulurkan tangannya dan mengajaknya berdansa. Nana tampak salah tingkah sekarang, wajahnya bersemu merah.



"Er..," gumam Nana.



Mathias menarik tangan Nana dengan lembut. "Ayo jangan malu-malu," ujarnya. "Sayang kalau pesta semegah ini, kamu hanya diam saja di sini."



Nana tidak menjawab perkataan Mathias dan hanya menurut pada Mathias, mengikuti pria itu.



TBC



Terjemahan:



Længes om dig (Dansk)=Yearn about you

2) Vil du danse med mig? (Dansk)=Maukah kau berdansa denganku?



Cerita bersambung nih.. ntar kalau gw lagi mood gw lanjutin.. Ciao #PLAK

No comments:

Post a Comment